Surabaya, 9 Maret 2026 — Program Studi Doktor Agribisnis UPN “Veteran” Jawa Timur kembali menyelenggarakan ujian terbuka disertasi yang berlangsung khidmat di Auditorium Suparyo Sri Indrantoro, Fakultas Pertanian. Pada kesempatan ini, Faisol Humaidi berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat isu krusial dalam pembangunan pertanian, khususnya terkait efektivitas penyuluhan pertanian.

Dalam disertasinya yang berjudul “Analisis Kinerja Penyuluhan Pertanian dan Dampaknya pada Perilaku Petani Padi di Jawa Timur”, Faisol Humaidi menyoroti bagaimana peran penyuluhan pertanian tidak hanya sebagai sarana transfer teknologi, tetapi juga sebagai faktor kunci dalam membentuk perilaku, keputusan, dan pola adaptasi petani dalam mengelola usahataninya.

Ujian terbuka ini dipimpin oleh Ketua Penguji, Prof. Dr. Ir. Akhamd Fauzi, MMT., IPU, dengan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Wanti Mindari, MP, Prof. Dr. Ir. Syarif Imam Hidayat, MM, Prof. Dr. Ir. Sri Tjondro Winarno, MM., serta Prof. Dr. Ir. Rr. Nugrahini Susantinah Wisnujati, M.Si.

Bertindak sebagai promotor adalah Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, MP, dengan dukungan co-promotor Dr. Ir. Mubarokah, MT dan Dr. Ir. Nuriah Yuliati, MP yang secara intensif membimbing proses penelitian hingga tahap akhir.

Pelaksanaan ujian pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 13.00 WIB ini berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis dari dewan penguji. Promovendus mampu menjawab secara komprehensif dengan pendekatan ilmiah yang kuat, menunjukkan kedalaman analisis terhadap hubungan antara kualitas penyuluhan dan perubahan perilaku petani padi di Jawa Timur.

Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem penyuluhan pertanian di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan efektivitas program pendampingan petani, adopsi inovasi teknologi, serta produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan.

Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Doktor Agribisnis UPN “Veteran” Jawa Timur dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi konkret bagi pembangunan pertanian nasional.