Pada tanggal 9 Maret 2024, Gedung Kuliah Bersama Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menjadi saksi dari kegiatan perkuliahan luring yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkaya pengalaman mahasiswa Program Doktor Agribisnis. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang lebih mendalam dan interaktif, dengan mata kuliah yang dipilih adalah Manajemen Sumber Daya Manusia. Ini adalah salah satu mata kuliah penting di semester genap, yang diampu langsung oleh Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, M.P., seorang pakar terkemuka di bidang manajemen sumber daya manusia dan agribisnis.

Kegiatan perkuliahan luring ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa angkatan 2023 yang berjumlah enam orang. Mereka adalah Raden Akhmad Djazuli, Mike Nurwidyanti, Dipa Aditya, Agusnawan Linu Ibrahim, Sutopo, dan Boediarso Adi Poetranto. Dengan mengikuti perkuliahan ini, mereka tidak hanya dapat mengenal lebih dekat lingkungan kampus, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan dosen pengampu mata kuliah. Pertemuan ini sangat penting dalam membangun komunikasi yang baik antara mahasiswa dan dosen, serta memperkuat rasa kebersamaan di antara mereka.

Selain itu, dalam sesi tersebut, Prof. Dr. Ir. Syarif Imam Hidayat, M.M., selaku ketua Jurusan Agribisnis, memberikan pengarahan yang berharga mengenai proses pelaksanaan disertasi. Penjelasan ini sangat relevan bagi mahasiswa, mengingat disertasi merupakan salah satu komponen penting dalam menyelesaikan program doktor. Materi yang disampaikan tidak hanya memberikan wawasan tentang aspek akademik, tetapi juga membantu mahasiswa memahami langkah-langkah strategis yang perlu diambil dalam penelitian mereka.

Perkuliahan berlangsung dari jam 13.00 hingga 17.00 dan berjalan dengan lancar. Suasana kelas dipenuhi dengan antusiasme, di mana mahasiswa aktif berpartisipasi dan berdiskusi tentang setiap materi yang disampaikan. Keterlibatan mereka dalam sesi tanya jawab menunjukkan ketertarikan yang tinggi untuk mendalami ilmu di bidang agribisnis. Hal ini menjadi indikasi positif bahwa mahasiswa siap untuk menghadapi tantangan akademik di tingkat doktoral.

Lebih dari sekadar sarana pembelajaran, kegiatan perkuliahan luring ini juga berfungsi sebagai wadah untuk memperkuat koneksi antara mahasiswa dan kampus. Dengan bertemu langsung, hubungan antara dosen dan mahasiswa semakin erat, menciptakan suasana belajar yang lebih akrab dan produktif. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat merasakan dukungan penuh dari pihak kampus, sehingga mereka lebih termotivasi dalam menjalani proses pendidikan doktor mereka.

Secara keseluruhan, kegiatan perkuliahan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan pengetahuan akademis mahasiswa, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan profesional di antara mereka, yang sangat penting dalam dunia akademik dan penelitian di masa depan.